Monday, November 26, 2012

Cinta Suci


berjalan dalam gelapnya malam, tak ada sedikit pun cahaya, berharap berjalan lurus, tetapi kenyataannya tidak ada yang tahu, seperti hanya berjalan di tempat. Pagi ini begitu dingin, hingga tulangku kaku, tak kulihat bintang dan bulan, mereka enggan melihatku, mungkin saja. Tak terasa sudah 10 tahun aku tak pernah berjumpa dengan dirinya, wanita anggun dan solehah. Aku sedang berjalan di dalam pusat perbelanjaan terbesar di ibu kota malam kemarin, tak sengaja aku melihat seseorang yang mirip dengan dirinya, hanya saja, ia tak seperti dahulu, pakaiannya yang minim dan berpoleskan kosmetik di wajahnya. Saat aku ingin menghampirinya, ada seorang lelaki setengah baya menghampirinya dan mereka pun bergandengan tangan berjalan menjauh dariku. Semenjak itu aku terus memikirkan kerjadian kemarin malam. Apa kah benar itu dirinya? Entah lah, aku tidak yakin dengan pemikiran dan perasaanku, mereka saling bertolak belakang. Pemikiranku mengatakan itu adalah dirinya, tetapi perasaanku mengatakan dia bukanlah dirinya.
Selama seminggu berturut-turut aku selalu datang ke sana berharap bertemu dengan dirinya, tetapi aku tidak menemukan dirinya. Hingga pada suatu hari di acara pameran mobil, aku bertemu dengan dirinya, ia mengenakan pakaian putih dan minim, layaknya seorang SPG mobil. Aku menghampirinya dan bertanya banyak hal tentang mobil yang ia jaga. Tak terlihat dari wajahnya kalau ia ingat denganku.
Setelah acara usai, aku menghampirinya dan langsung blak-blakan bertanya namanya, saat aku menanyakan namanya, mukanya langsung berubah sangat merah malu, kemudian lari meninggalkan diriku. Kenapa? Kenapa ia lari? Apakah ia memang dirinya yang aku kenal dahulu?

No comments: