Aku
melangkah menelusuri pinggiran pantai yang tak terlihat ujungnya, pagi hari ini
tidak ada orang yang terlihat di sini, yang terdengar hanyalah deburan ombak
yang saling sahut menyahut. Aku melangkah tanpa mengenakan alas kaki, merasakan
dinginnya pasir putih ini.
Dari
kejauhan, aku melihat seseorang sedang berjalan kearah pantai, sepertinya ia
seorang wanita, terlihat dari penampilannya, rambut panjang, mengenakan kemeja
putih yang kebesaran untuk tubuh mungilnya. Dengan tatapan kosong kedepan ia
masuk ke dalam air, aku berlari ke arahnya dengan sekuat tenagaku. Ketika aku
sampai di sana, kepalanya sudah tenggelam oleh dalamnya pantai.
Tanpa
berfikir panjang, aku menariknya keluar dari pantai dan merebahkan tubuhnya di
pinggir pantai, ia terbatuk-batuk mengeluarkan air. "Apa kau mau bunuh
diri?" Tanyaku sedikit keras. Ia hanya tersenyum dan langsung jatuh
pingsan. Seketika aku langsung menjadi panik, aku menggedongnya dan membawanya
ke pos pertolongan yang ada di dekat pantai.
Aku
tidak tahu akan menghubungi siapa, karena ia tidak membawa tanda pengenalnya.
Terpaksa aku menunggunya hingga ia siuman. Selang satu jam ia pun akhirnya
siuman, aku yang duduk di sebelahnya langsung memanggil perawat yang sedang
bertugas. Setelah mengecek kondisi tubuhnya, perawat itu mengatakan kalau ia
sudah tidak apa-apa.
"Terima
kasih banyak, tadi kamu bertanya apa kah aku ingin bunuh diri? Tidak, aku tahu
aku akan di selamatkan oleh seorang lelaki dan ternyata benar, kau telah
menyelamatkanku" Ucapnya sambil tersenyum manis.
No comments:
Post a Comment