Wednesday, May 23, 2012

Kejujuran

Seorang gadis kecil lucu berumur 5 tahun datang menghampiriku dan bertanya, "Oom mau cerai juga yah? kayak mama sama papa?" Kemudian dia bercerita, "aku sayang sama papa mama, tapi papa mama berantem mulu, terus papa sama mama bilang cerai cerai mulu"

Aku memberanikan diri untuk bertanya kepadanya kenapa ia bisa sampai tahu. Dengan santai ia menjawab, "Iya, papa pulang malam terus, aku pura pura tidur aja, terus papa sama mama berantem deh"
Air mataku hampir terjatuh, aku mencoba menahannya dan berkata kepada gadis kecil itu, "Kakak jangan suka berantem yah kalau udah gede nanti"

Gadis kecil itu mengangguk dengan pasti dan ditambah dengan senyuman polosnya yang membuat air mataku tak dapat ku tahan lebih lama lagi. Ia menyapu air mataku dan berkata, "oom cengeng" Ia tertawa melihat aku mengeluarkan air mata. Aku pun ikut tertawa seadanya, tapi di dalam hati, aku merasakan sedikit kebahagiaan yang muncul ketika berbicara dengan gadis kecil itu.

Gadis kecil itu berlari meninggalkanku dan mengucapkan kata perpisahan, "dadah om!" Aku hanya melambaikan tanganku ke arahnya. Kemudian aku di panggil untuk masuk kedalam ruang pengadilan agama, aku dan istriku.


Aku merasakan ada yang salah denganku, sebelum aku masuk ke dalam ruang persidangan, aku melihat istriku yang telah aku nikahi 3 tahun ini, untuk pertama kali sejak kami berkelahi memperdebatkan hal yang sepele, aku benar-benar melihat sosok seorang istri di sebelahku.

No comments: