by Yudha prisnanto
ujung rambut
terhempas oleh angin
mata menatap lurus tak berujung
mendengarkan hembusan angin
bibir tak dapat berucap
lidah terasa kelu
semuanya berkecamuk di dalam batin
tak tahu apa yang sedang terjadi
kini
badan terhempas oleh angin
mata berisikan tatapan kosong
pendengaran hampa
bibir tertutup rapat
lidah mati rasa
menutup semua yang terjadi..
tak ingin tahu apa pun..
ingin membuang semua yang di ketahui..
No comments:
Post a Comment