by Yudha Prisnanto
seharusnya aku sadar
dia tak mungkin mencintai ku
tapi kenapa ku terlalu berharap
kini diri ku terpuruk
hampa menyelubungi pandanganku
hening di telingaku
kaku sekujur tubuhku
ku hanya ingin di sayangi
ku sungguh menyesal
menyesali semuany
ya Allah, buka kan lah pintu hati hamba mu ini
hamba mu tak sanggup menahan rasa sakit
air mataku kini mengalir di pipiku
terjatuh d telapak tanganku yang sedang bersimpuh pada-Nya
semoga ini bisa menjadi pelajaran yang berarti bagi ku
terima kasih cil
walaupun hanya beberapa jam
it's enough for me to know who you are
No comments:
Post a Comment